Selamat Datang di DaihatsuMobil.com

daihatsu bintaro

DaihatsuMobil.com merupakan situs yang menyediakan informasi kredit mobil daihatsu. Kami adalah tim marketing resmi Dealer Daihatsu Bintaro. Kami akan membantu untuk mendapatkan informasi Kredit Mobil Daihatsu. Silahkan mempelajari paket-paket yang kami berikan untuk memberikan anda kemudahan dalam Kredit Mobil Daihatsu.

Melalui website ini anda bisa mendapatkan informasi atau review mobil daihatsu, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan pertmbangan untuk memilih mobil Daihatsu yang sesuai selera dan kebutuhan anda.

TUNAI, KREDIT ATAU TUKAR TAMBAH SEMUA MERK … HARGA BERSAHABAT

Untuk informasi Produk, Program dan Penjualan silakan hubungi marketing kami : Wawan S

HOT LINE  : 0815 1915 3018  /  021 9647 3277 / 087871981018 PIN BB 289ED5D3

 

Mobil Daihatsu Sirion

Kredit Mobil Daihatsu

Mobil Daihatsu Terbaru Daihatsu Sirion Test Drive – Ini dia Mobil Daihatsu Terbaru 2011, Daihatsu Sirion. Daihatsu dalam waktu dekat ini akan meluncurkan mobil terbarunya yaitu Daihatsu Sirion.

Dibandingkan dengan Sirion generasi pendahulunya tampaknya banyak perbedaan di wajah luar All New Sirion.

Grille, bumper, fog-lamp, hingga headlight dengan desain baru terlihat menyemarakkan bagian muka All New Sirion yang kemudian berpadu dengan spion dan pelek baru disamping serta rear lamp dan bumper sporty di belakang. Tidak perlu berlama-lama, detikOto pun langsung menjajal All New Sirion bertransmisi otomatis. Kesan pertama yang kami dapat ketika memasuki kabin mobil yang diimpor langsung dari Malaysia ini cukup terpukau.
Bagian tengah dashboard 2-tone All New Sirion yang diisi headunit dengan beragam fitur mulai dari MP3, Bluetooth hingga USB tampak sangat menarik. Ruang kaki dan kepala untuk penumpang baik di bagian depan maupun di belakang juga terkesan lapang. Kunci kontak pun diputar. Brumm, suara lembut mesin 1.298 cc terdengar. Tidak mau berlama-lama lagi, handbrake pun diturunkan dan tuas perseneling langsung masuk ke posisi D, All New Sirion langsung terdorong maju.
Pengetesan kami yang kami mulai di kawasan Sunter ini lalu mengarah ke wilayah Bintaro melewati jalan tol. Di jalan bebas hambatan ini, kemampuan mobil bermesin 16-valve DOHC, VVTi dengan bore X stroke 72.0×79.7 berkapasitas 1.298 cc ini teruji. Kekuatan yang diklaim Daihatsu sebesar 60 PS di 6.000 RPM dengan torsi 11.9 di 4.400 RPM cukup terasa hentakannya.
Gigi otomatisnya kami pindahkan dari D2 ke D3 lalu ke D4. Perpindahan terasa halus dan menyenangkan. Apalagi tongkat perseneling kini tidak lagi ditempatkan di samping jok pengemudi seperti halnya mobil pada umumnya, melainkan di tempatkan di bagian tengah dashboard dibawah head unit. Ini membuat ruang terasa lapang.
Tubuh mungil All New Sirion terbukti lincah ketika diajak meliuk dan bermanuver di jalan bebas hambatan itu. Aplikasi EPS atau Electric Power Steering pada kemudinya pun terbukti cukup menyenangkan meski terasa terlalu ringan ketika mobil sedang berada di kecepatan tinggi.
Sementara itu, pengetesan kedua yakni All New Sirion dengan transmisi manual kami mulai di Central Park menuju Monas. Pada pengetesan kali ini, waktu mulai beranjak sore. Kemacetan pun menjadi bumbu pedas yang tidak bisa dihindari.
Sejak mulai keluar Central Park hingga ke Monas, jalur terasa padat dan cenderung tersendat baik di jalan tol maupun di jalan arteri. Kenyamanan All New Sirion pun diuji. Tubuh mungil All New Sirion lagi-lagi terasa sangat membantu disini. Begitu pula dengan EPS atau Electric Power Steering yang tidak membuat lelah pengendara.
Mesin yang tersembunyi di kap mesin mobil ini terasa mantap ketika berada di putaran atas. Ketika jarum RPM berada di 2.500 keatas, kemampuan All New Sirion baru menampakkan wujud. Sedangkan untuk konsumsi bahan bakarnya, Daihatsu mengklaim, All New Sirion mampu mencapai konsumsi BBM sekitar 13,97 km per liter. Angka ini sedikit lebih irit dari konsumsi Sirion lama yang memiliki konsumsi 12,98 km per liter.
Sementara dari hasil pengetesan kami itu, fitur Master Cluster dengan optitron dan MID yang ada di panel indikator memberitahu kami konsumsi bahan bakar mobil yang kami gunakan. Ketika kami mengetes All New Sirion bertransmisi otomatis di jalan yang cenderung lancar, panel indikator mengatakan kalau konsumsi bahan bakar mobil sekitar 12,3 km per liter. Dan ketika mengetes All New Sirion bertransmisi manual dengan jalan yang tersendat, panel indikator memberitahu kalau konsumsi bahan bakar mobil ini berada di angka 10,9 km per liter.
Overall, dengan kelahiran kembali All New Sirion ke pasar dalam negeri, pasar mobil Indonesia pun kini dipastikan akan makin meriah. Segudang fitur baru dan desain yang fresh dipastikan akan menjadi daya tarik tersendiri. Belum lagi brand Daihatsu yang sudah terkenal memiliki banyak jaringan after sales service dan selalu memiliki produk yang irit bensin. Apakah New Sirion mampu mengangkat pamor Sirion yang meredup akhir-akhir ini? Kita tunggu saja. (detik.com)


 

Kampanye Daihatsu “No Texting while You Drive”

Kampanye daihatsu

Kampanye daihatsu

TEMPO Interaktif, Jakarta –  Mengemudi sambil mengirimkan pesan pendek alias SMS sangat berbahaya bagi diri sendiri dan juga orang lain. Kurangnya kesadaran akan hal ini membuat Daihatsu, Garda Oto dan Majalah Auto Bild Indonesia menggelar kampanye aman berkendara dengan tema “No Texting while You Drive”. Deklarasi dilakukan di lokasi Taman Lalu Lintas Daihatsu Cibubur, akhir pekan kemarin.
Latar belakang dipilihnya tema “No Texting while You Drive” ini adalah keprihatinan masih banyaknya sikap berkendara tidak aman, yang salah satunya melakukan aktifitas chatting, bertelepon, dan mengirimkan SMS melalui ponsel atau gadget saat berkendara. Kampanye ini juga mendukung peraturan lalu lintas UU No. 29 Tahun 2009 Pasal 106 ayat 1 yang mengatur tentang penggunaan ponsel saat berkendara.

Hasil studi North American Precise Syndicate (NAPSI) memperlihatkan lebih dari 6.000 orang meninggal setiap tahun dalam kecelakaan yang disebabkan aktifitas mengirimkan email, SMS atau berbicara di telepon.

Kampanye ini merupakan bagian dari kegiatan “Always Drive Safe – Daddy’s day Care”. Peserta datang dari komunitas klub kendaraan Daihatsu seperti AXIC (Avanza-Xenia Indonesia Club), TERUCI (Terios-Rush Club Indonesia), SIC (Sirion Indonesia Club), Maxio (Gran Max – Luxio), ZEC (Zebra Club), CCI (Ceria Club Indonesia), TDI (Taft Diesel Indonesia), CWINDO (Classy Winner Indonesia), TO (Taruna Owners) dan DTC (Daihatsu Taruna Club), dengan total peserta 150 pasang ayah dan anak.

Elvina Afny, Division Head Marketing PT Astra Daihatsu Motor mengatakan, “Sebagai bentuk kepedulian Daihatsu – Garda Oto – Auto Bild memfasilitasi kegiatan edukasi yang melibatkan peran ayah dan anak tentang perilaku aman saat berkendara, sehingga selain menambah pengetahuan juga dapat memberikan nilai positif untuk hubungan orang tua dan anak,” kata Elvina dalam keterangan persnya.

Pada acara ini, ayah mendapatkan penjelasan tentang Safety Driving dari instruktur Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC), sedangkan anak-anak mendapat fun educative games yang menarik seperti simulasi berkendara yang benar dan aman dengan Mobil Daihatsu Safety Driving Simulator dan berkeliling Taman Lalu Lintas mengendarai karting.

Program ini merupakan yang kedua dilakukan Daihatsu setelah program “Anti Bahu Jalan” pada Mei tahun 2010 lalu.

RAJU FEBRIAN

XENIA – AVANZA Versi Baru Diluncurkan Tahun Ini

Daihatsu Xenia

Kabar mobil terlaris Indonesia, Toyota Avanza – Daihatsu Xenia berganti wajah, ramai dibicarakan. Konon, Avanza-Xenia versi baru akan diluncurkan pada tahun ini.

Spekulasi beredar karena sejak pertama kali diluncurkan pada 2004, Avanza-Xenia belum pernah ganti wajah. Kalaupun ada perubahan, itu sifatnya minor.

Ketika dikonfirmasi, Direktur Utama PT Daihatsu Astra Motor, Sudirman MR, mengatakan, pangsa pasar kedua model ini masih sangat bagus. “Sehingga kami belum berencana mengganti model itu,” kata dia di Jakarta.

Bahkan, Sudirman mengatakan, Daihatsu akan membangun pabrik baru untuk meningkatkan kapasitas produksi dari 330 ribu unit menjadi 430 ribu unit per tahun. “Pabrik ini akan memproduksi model-model yang sudah ada, termasuk Avanza dan Xenia,” katanya.

Sebab pabrik Astra Daihatsu yang saat ini berada di kawasan Sunter, Jakarta, sudah tidak memungkinkan ekspansi lagi, sehingga perusahaan memutuskan membangun pabrik baru di Karawang Timur, Jawa Barat.

Produksi Astra Daihatsu dalam lima tahun terakhir meningkat 315 persen dari 95.496 unit pada 2006 menjadi 300.373 unit pada 2010.

Toyota dan Daihatsu merupakan produsen mobil terbesar pertama dan kedua di Indonesia. Pada 2010, Toyota bisa menjual 280.989 unit dan Daihatsu 118.554 unit. Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia merupakan penyokong terbesar dengan kontribusi masing-masing 141.799 unit dan 65.901 unit, atau menguasai pangsa pasar low MPV.

sumber : otomotif.vivanews.com

Daihatsu New Terios TS Matik, Bertualang Jadi Santai

new terios

new terios

Jakarta – Mobil berkarakter Sport Utility Vehicle (SUV) memang asyik diajak bertualang. Apalagi kalau transmisinya sudah otomatis, dijamin membuat Anda santai dan semakin menikmati pemandangan di sepanjang jalur lintasan.

Tetapi di pasaran, mobil SUV yang bertransmisi otomatis memang banyak, cuma kalau bicara harga, jangan tanya! rata-rata pasti berada diatas Rp 300 jutaan, seperti
Honda CR-V, Nissan X-Trail, juga Suzuki Grand Vitara.

Nah, barangkali celah tersebut yang dimanfaatkan oleh Astra Daihatsu Motor, dengan menawarkan entry-level SUV Daihatsu Terios bertransmisi otomatis. karenanya, detikOto pun penasaran untuk menjajalnya.

Rute Jakarta-Bandung-Ciwidey-Jakarta pun dipilih untuk mengeluarkan aura bertualang dari SUV keluaran Daihatsu ini. Tentunya jalan padat perkotaan, jalan tol, serta tanjakan dan kelokan bakal dilalui sekaligus.

Dari tampang luar, memang tidak ada perbedaan mencolok pada Terios TS matik ini dibandingkan dengan Terios lainnya. Paling hanya penambahan foglamp, lampu sein di kedua spion, serta foot step. Daihatsu menyebutnya Terios TS Extra.

Tapi di dalam kabin, pada kaca depan menempel GPS sebagai fitur standar, setelah dicoba pun, memang cukup membantu perjalanan. Juga indikator bensin yang kini sudah versi digital, sehingga tampilan lebih ciamik.

Mesin dinyalakan, kabin tetap senyap. Tuas transmisi masuk posisi D, dan injakan kaki pada pedal gas lumayan menyentak, sehingga membuat pengemudi merasa tertantang untuk mengajak Terios matik ini menunjukkan aksinya.

Akselarasi putaran bawah Terios matik responsif, sehingga memudahkan ketika harus merayap di kepadatan kota. Juga meskipun dimensinya lebar dan tinggi, namun Terios seolah sangat jinak ditaklukan handlingnya.

Begitupula ketika memasuki jalan tol bebas hambatan. Tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mencapai kecepatan 140-160 km per jam, dan Terios masih bisa dijalankan dengan stabil, meskipun bertubuh tinggi khas SUV.

Keluar tol, saatnya melintasi jalan sempit dan berkelok di kawasan Ciwidey, Bandung. Transmisi matiknya memudahkan pengemudi, sehingga bisa sedikit lebih santai mennikmati hamparan kebun teh dan hijaunya pepohonan disekitar lintasan jalan.

Meski harus berbelok dan dalam kondisi hujan, Terios tidak memberikan rasa khawatir pada pengemudi, karena memang SUV entry level Daihatsu ini sangat jinak untuk dikendalikan.

Akan tetapi sayang, namanya juga transmisi matik, hanya enak untuk di perkotaan yang padat dengan permukaan jalan yang rata, karena ketika menemukan tanjakan yang ekstrim, perlu usaha ekstra untuk mengajak Terios matik ini mendaki.

Tapi kenikmatan mengendarai Terios yang praktis dan jinak untuk dikendalikan, rasanya membuat SUV entry level ini patut untuk dijadikan pilihan, apalagi dengan banderol Rp Rp 166,6 juta, menjadikan Terios TS matik sebagai SUV
bertransmisi otomatis paling murah di Indonesia.

sumber : detik.com